Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser
https://jurnal.uglaceh.ac.id/index.php/jpcl
<p dir="auto" data-pm-slice="1 1 []"><strong>JPCL : Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser</strong> is a multidisciplinary journal publishing empirical, conceptual, and scholarly research across diverse fields, advancing knowledge, innovation, and solutions to societal challenges.</p> <table> <thead> <tr> <th> </th> <th> </th> </tr> </thead> <tbody> <tr> <td><strong>Journal Title</strong></td> <td>Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser</td> </tr> <tr> <td><strong>ISSN</strong></td> <td>0000-0000</td> </tr> <tr> <td><strong>DOI</strong></td> <td>by Crossref</td> </tr> <tr> <td><strong>Editor in Chief</strong></td> <td>Mika Sri Wahyuni, S.T.,M.T.</td> </tr> <tr> <td><strong>Managing Editor</strong></td> <td>Anuar Ramut, S.P.,M.Si.</td> </tr> <tr> <td><strong>Publisher</strong></td> <td>LPPM Universitas Gunung Leuser Aceh</td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td>Two issues per year (February and August)</td> </tr> <tr> <td><strong>Peer Review</strong></td> <td>Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser has gone through a peer review process, reviewed in a closed manner (blind review) by reviewers appointed by the Editorial Board according to their field of expertise.</td> </tr> <tr> <td><strong>Office Address</strong></td> <td>Jalan Iskandar Muda No. 1, Kotacane, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh (Kode Pos 24664)</td> </tr> <tr> <td><strong>Email</strong></td> <td><a href="mailto:jurnalugl@gmail.com">jurnalugl@gmail.com</a></td> </tr> </tbody> </table>LPPM Universitas Gunung Leuser Acehen-USJurnal Penelitian Cakrawala Leuser0000-0000ANALISA STABILITAS TANAH TIMBUNAN PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL SEI RAMPAH TEBING TINGGI
https://jurnal.uglaceh.ac.id/index.php/jpcl/article/view/1
<p>Tahap penimbunan merupakan tahapan yang tidak pernah lepas dari proses konstruksi. Akibat dari penimbunan ini maka air pori dalam tanah akan mengalir dan mengakibatkan volume dari tanah tersebut mengecil, istilah ini sering disebut dengan konsolidasi. Masalah yang sering dijumpai pada pembangunan konstruksi di atas tanah lunak adalah masalah penurunan dan daya dukung yang rendah. Pemberian beban timbunan di atas tanah lunak akan mengakibatkan terjadinya pengaliran air dan udara dari dalam pori-pori tanah sehingga mengakibatkan menyusutnya volume tanah yang disebut dengan penurunan. Penurunan tanah ini akan sangat mempengaruhi konstruksi di masa yang akan datang, jika penurunan tanah yang terjadi cukup besar dapat menimbulkan kerusakan yang cukup berarti pada konstruksi, oleh karena itu dilakukan analisis terhadap besarnya penurunan. Pembangunan jalan tol Sei Rampah Tebing Tinggi pada Sta 65+ 650, dari hasil uji penyelidikan tanah dasar yang telah dilakukan terlihat bahwa terdapat tanah lempung (<em>clay</em>) dengan nilai permeabilitas yang kecil. Hal ini dapat menyebabkan proses konsolidasi membutuhkan waktu yang lama dengan penurunan yang besar. Geseran tanah atau tolakan ke atas (<em>uplift</em>) khususnya pada tanah lempung/lanau akibat perbedaan tekanan air dalam tanah yang cukup besar. Untuk mencegah terjadinya kerusakan ataupun kegagalan konstruksi badan jalan pada tanah timbunan maka perlu dilakukan analisa stabilitas terhadap <em>settlement</em> sehingga tinggi timbunan yang dikehendaki tidak akan mengalami penurunan lagi setelah konstruksi selesai dan kestabilan timbunan dapat tercapai. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan untuk desain timbunan badan jalan di atas tanah lunak dapat disimpulkan besarnya penurunan pada: 1) Sampel I untuk tanah timbunan 50 cm = 0,1470, untuk 500 cm = 1,4799 cm, 2) Sampel II untuk tanah timbunan 50 cm = 0,1549, untuk 500 cm = 1,5499 cm.</p>Michel KasafBayu Azhari
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser
2026-10-012026-10-0111110PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GRAFIS (GAMBAR) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK TATA SURYA KELAS X DI SMA NEGERI 1 BADAR KUTACANE
https://jurnal.uglaceh.ac.id/index.php/jpcl/article/view/2
<p>SMA Negeri 1 Badar masih terlihat pasif dalam proses pembelajaran disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya sarana dan prasarana sehingga menyebabkan kurangnya aktivitas siswa dalam belajar, kurangnya aktivitas siswa dalam belajar akan berdampak pada hasil belajar siswa. Kurangnya media dalam proses belajar mengajar menjadi masalah pada hasil belajar siswa yang harus dicapai siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media grafis (gambar) pada materi tata surya di SMA Negeri 1 Badar. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Badar pada tanggal 01 sampai dengan 15 Agustus tahun 2022. Rancangan penelitian ini menggunakan dua kelas, kelas kontrol dan kelas eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Badar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan soal <em>pretest</em> dan <em>postest</em>. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media grafis lebih baik dengan pembelajaran konvensional, yaitu nilai kelas eksperimen 81,33 dan nilai kelas kontrol 59,17. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung 33, 70 dan t tabel 2,00, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media grafis (gambar) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok tata surya Kelas X di SMA Negeri 1 Badar.</p>Makmur HartonoIndra Utama
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser
2026-10-012026-10-01111120EVALUASI JARINGAN IRIGASI SEI SILAU KABUPATEN ASAHAN
https://jurnal.uglaceh.ac.id/index.php/jpcl/article/view/3
<p>Bertambah pesatnya jumlah penduduk dan meningkatnya kegiatan masyarakat mengakibatkan perubahan fungsi lingkungan yang berdampak negatif terhadap kelestarian sumber daya air yang utuh dari hulu sampai hilir dengan basis wilayah sungai dalam satu pola pengelolaan sumber daya air tanpa dipengaruhi oleh batas-batas wilayah administrasi yang dilaluinya. Hal ini merupakan usaha penyediaan air dan pengaturan air untuk menunjang pertanian, hal ini disebut Irigasi. Keberadaan air mengikuti siklus hidrologi yang erat hubungannya dengan kondisi cuaca pada suatu daerah sehingga menyebabkan ketersediaan air tidak merata dalam setiap waktu. Daerah Irigasi Sei Silau terletak di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Dalam perencanaan, keperluan air irigasi = 2 liter/det/ha. Debit Air Irigasi Pada Saluran Induk = 4849,135 liter/detik. Untuk menanggulangi kekurangan air irigasi pada musim kemarau dilakukan desain jaringan saluran irigasi. Jaringan irigasi Sei Silau terdiri dari saluran primer, saluran sekunder, dan saluran tersier.</p>Khairul AnwarDairabi
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser
2026-10-012026-10-01112130ANALISIS DESAIN PONDASI TELAPAK BERDASARKAN DATA PENYELIDIKAN TANAH DAN HASIL PERHITUNGAN STRUKTUR PROYEK PEMBANGUNAN MASJID AT-TAQWA KUTACANE KABUPATEN ACEH TENGGARA
https://jurnal.uglaceh.ac.id/index.php/jpcl/article/view/4
<p>Pembangunan di Kutacane mengalami perkembangan yang sangat pesat ditandai dengan maraknya pertumbuhan ekonomi yang maka perlu kiranya sarana ibadah yang lebih memadai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jumlah penduduk mayoritas beragama islam, apalagi ikon kabupaten Aceh Tenggara belum ada yang menonjol, dari zaman dahulu Aceh dijuluki dengan Serambi Mekah, kata-kata ini sering dan senantiasa diucapkan oleh seluruh seluruh masyarakat Indonesia pada lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung dan pengambilan data di lapangan berupa data hasil penyelidikan tanah baik data boring, sondir dan data laboratorium.demikian juga data yang lain seperti gambar desain pondasi dan denah serta detail. Maka rekomendasi dari penulis agar perencanaan pondasi gedung kedepan harus lebih ekonomis dan efisien.</p>Harun HarasidRosalia Salsa
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser
2026-10-012026-10-01113140ANALISIS STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA POSITIF DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGGARA
https://jurnal.uglaceh.ac.id/index.php/jpcl/article/view/5
<p><em>Public Relations</em> atau yang sering dikenal dengan Humas (Hubungan Masyarakat) adalah lembaga yang berada di bawah naungan DPRD (dewan perwakilan rakyat daerah) yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah provinsi/kabupaten/kota) di Indonesia. dalam penelitian ini penulis hendak mengetahui bagaimana strategi <em>public relations</em> dalam mempertahankan citra positif DPRD Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari penelitian disimpulkan bahwa strategi <em>Public Relations</em> yang digunakan untuk mempertahankan citra positif DPRD Kabupaten Aceh Tenggara, yaitu meliputi strategi <em>employee relations</em> (hubungan dengan karyawan) dengan cara melakukan komunikasi internal kepada para pegawai yaitu dengan memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat dan untuk bekerja lebih efisien dan efektif, strategi <em>human relations</em> (hubungan dengan masyarakat) dengan cara silaturahmi dan tidak memutuskan komunikasi terhadap masyarakat mengenai aspirasi-aspirasi masyarakat, dan strategi <em>pers relations</em> (hubungan dengan media) dengan cara mengundang pihak media untuk meliput dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Tenggara. Disarankan pihak <em>public relation</em> Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tenggara terus menjaga komunikasi yang baik, terhadap anggota maupun masyarakat, karena komunikasi yang baik mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat luas terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Tenggara dan juga memudahkan untuk menjalin kerjasama. Diharapkan Dewan Perwakilan Rakyat melalui <em>Public Relation</em>, terus memberikan informasi dan program yang dilakukan oleh DPRK Aceh Tenggara, kepada masyarakat.</p>Rahmat SalehMuridha HasanRoezaini Sofie
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Cakrawala Leuser
2026-10-012026-10-01114152